Helooo..
Puji syukur atas Nikmat dan Rahmat Allah,
Setelah 14 bulan berusaha dan berdoa, segala tips and trik di coba, dan last option akhirnya kita ke dr Gde di Harapan kita untuk program,, akhirnyaaaa setelah 2bulan program alami (*dijanjikan dok Gde Insya Allah max 3 bulan Insya Allah sudah isi lagi) dan memminum segala obat untuk support kehamilan.. akhirnya segala Harapan dan doa terkabul juga..
Yeay.. akhirnya sekarang Hamil lagi dan sudah 6w. Sempat testpack 2x di 2hari yang berbeda. alhamdulillah 2 garis. dan sampe akhirnya kita berjumpa lg dg dok Didi Danukusumo di RS Premier Bintaro.
Bahagianya luarrr biasa..
Diluar sana yang menanti datangnya buah hati semangat ya!!!
xoxo
Sasha
Showing posts with label RSBA Harapan Kita. Show all posts
Showing posts with label RSBA Harapan Kita. Show all posts
Wednesday, October 12, 2016
Monday, August 1, 2016
Cek Sperm part II Klinik Melati RSBA Harapan Kita
Hi Monday Mowning..
Lets share, langsung saja ya, setelah menunggu bulan Ramadha, lalu Idul Fitri, liburan kami dan setelah PHP 5 hari telat datang bulan dan yang akhirnyaaaaa Haid juga!! huhuhu
oke, sabtu lalu akhirnya kami kembali lagi mengunjungi Klinik Melati di RSBA Harapan Kita, lantai 2 dengan tekad bulat dan semangat membara jam 7 pagi kita sudah berangkat loh..
inget ya Klinik Melati itu bukanya jam 08.00 s/d 10.00 WIB. Jam 07.50 kita sudah sampai dan ternyata sudah ada pasangan mesum lainnya *joke :p hehe yang sudah menunggu di klinik tersebut. menunggu sambil berbincang dengan pasangan yang duduk disebelah kami.. dan ada informasi baru dari mereka, jadi untuk program punya anak ini tidak harus daftar ke klinik kandungan, seperti saya, bisa langsung datang ke klinik melati ini, konsul dan lihat proses selanjutnya, hmmm. mba dan masnya yang sama temui, belum memiliki anak selama 1,5 tahun dan mbanya juga masih muda usianya 26 tahun. Semangat ya mba mas,, insya Allah lancar (karena masih diusia produktif menurut saya, hehe)
Sampai tiba giliran kami dipanggil, yeayy no 1. rasanya nano.. untuk pengalaman selanjutnya kita skip saja ya.. initinya done! hasilnya bisa di tunggu dan kami diminta kembali jam 11 untuk konsultasi lagi dengan dokter Gde, Waktu sudah menunjukkan pukul 11, dan hati kami pun sedikit tegang menunggu hasil lab nya dan kini giliran kami untuk bertemu dengan dok Gde, setelah dilihat hasil labnya, alhamdulillah Reza juga sehat, berkonsultasilah kami, dok Gde sangat yakin kalau kami bisa program alami tanpa perlu inseminasi, beliau memberikan kami beberapa obat (vitamin dan supplement)
untuk Reza : *nanti di Update ya
untuk saya : Astria dan Folavit (saya tambahkan vitamin E dan Surbex Z)
beliau menambahkan mudah-mudah dengan tambahan vitamin dan suplement, kurun 3 bulan ini kami sudah bisa dikarunia tambahan personil baru.
tipsnya dari dok Gde yang mungkin selama ini saya dan Reza salah
berhubungan suami istrilah 2hari sekali, max 3hari sekali, jangan lebih (karena lebih dari 3hari sperma tidak dikeluarkan, percuma, karena sperma yang tersimpan sudah tidak sehat dan cenderung sudah mati dan tidak efektif).
oke siap dokter. Mudah-mudahan dengan vitamin dan suplement dan nasehat dari dokter Gde bisa bermanfaat. Doakan kami teman-teman.
untuk biaya cek sperm sebesar Rp 645.000
sekian,
xoxo
Sasha
Tuesday, June 28, 2016
Test Sperm di Klinik Melati Harapan Kita
HI
Mau share perihal test Sperm di Klinik Melati Harapan Kita,
berhubung saya dan Reza sedang program anak kedua, dan seperti post saya sebelumnya, kalau saya sudah cek rahim saya dan alhamdulillah sehat normal, sekarang gilirannya Reza untuk cek sperma nya.
syarat umumnya ya
sekian
xoxo
Sasha
Mau share perihal test Sperm di Klinik Melati Harapan Kita,
berhubung saya dan Reza sedang program anak kedua, dan seperti post saya sebelumnya, kalau saya sudah cek rahim saya dan alhamdulillah sehat normal, sekarang gilirannya Reza untuk cek sperma nya.
syarat umumnya ya
- Dalam keadaan sehat
- Minimal 3hari setelah berhubungan suami istri/ mimpi basah/ lainnya *you know what im means right?
- Maksimal 5hari setelah berhubungan suami istri/ mimpi basah/ lainnya *you know what im means right?
sekian
xoxo
Sasha
Monday, June 27, 2016
Program Anak ke 2 RSBA Harapan Kita Dr Gde S
Cerita koreanya terpotong dulu ya.
ada cerita seru yang mau aku share,, hehe
jadi setelah punya Fergie memang kita pengen buru-buru punya anak lagi, alasannya :
1. Faktor Umur
2. Maunya nanti umur 35 Tahun mau punya anak 3. hahhaha
jadi memang setelah brojol Fergie, kita gak KB, malahan dari Fergie 9 bulan kita sudah program anak ke 2, niatnya biar baby yang ke dua lahir Fergie masih 18 bulan. memang pengennya rapet-rapet.
Tapi apa boleh buat semua tetap kembali ke kuasaNya.
sekarang setelah Fergie 20 bulan, dan kita on proses punya baby 11 bulan, belun jadi juga *kejerrr
segala daya upaya makan sayur-sayuran, buah-buahan, vitamin E, surbex Z, Folavit, Minum susu pra hamil, belum membuahkan hasil juga.
Kebetulan temen dikantor juga sama-sama program hamil, sudah 7 bulan belum hamil juga. akhirnya mereka cek kedokter Gde di RSBA Harapan kita, dan terbukalah mengapa belum memiliki buah hati lagi, tenyata istrinya ada polip di rahimnya, itu salah satu alasannya mereka belum hamil juga setelah 7 bulan berusaha. setelah polipnya diambil, insem alhamdulillah Agustus ini sudah mau lahiran.
saya yang sudah niat belum bergerak juga untuk cek.
Namun lama-lama direnungkan, tahun depan Fergie sudah berusia 3 tahun sudah terlalu jauh jaraknya. nah sabtu lalu kebetulan baru selesai haid. mumpung baru bersih dan belum puasa lagi, sekalian cek. Sesuai rekomendasi teman akhirnya ikutan pilih dok Gde S.
Temen bilang daftarnya jam 2an saja ya. Jam 2 kita baru berangkat dari rumah. Daftar jam 3 dapet no 14. Dokternya jam 5, ihiks..
Mau cerita kesan pertama tentang RSBA Harapan kita
jawabnya : ya terserah mba mau isinya dimana?! disini boleh di klinik boleh *dengan nada gak sopan. la
saya : maaf mba, saya kali pertama datang kesini jadi belum tau prosedurnya *masih dengan nada sopan
mbanya : ya udah disini saja! *masih ketus sambil menyodorkan pulpen.
gak berapa lama.. setelah isi form.
saya : lalu mba?
mba nya : sana kekasir sana?!
ampun deh, kaya ke mana yaaaa?? saya rasa klinik murah diluar pun gak seperti itu. budayakerjanya mungkin ya yang menciptakan individu seperti itu.
gak hanya itu, di adm Kliniknya juga sama.
karena sudah jam 16.30 belum ada tanda-tanda doknya hadir *infonya kalau bulan puasa jam prakteknya dimajukan dari yang awalnya pukul 17.00 jadi pukul 16.00 dan sudah mau jam berbuka puasa. saya tanya ke admnya
saya : maaf mba dokternya sudah datang?
mbanya : belum mba
saya : begini mba, saya dapat no 14. mau nya biasanya pukul 14 dikisaran jam berapa ya? soalnya sudah mau berbuka
mbanya : haduh saya gak tau deh mba. ditunggu saja *jawab ketus
kaget bercampur syok.. tapi ya demi tekad yang bulat mau punya baby, hal gak penting seperti itu abaikan.. maaf bukannya mau compare tapi di RS Premier Bintaro kalau kita daftar by Telp atau daftar langsung, pasti petugas admnya memberi ancer-ancer jamnya. "ibu no 10 ya.. biasanya no 10 sekitar jam 20.00, kan enak ya.. jadi tidaj\k usah menunggu lama di RS. Apa lagi RS yang pelayanannya minim seperti yang sedang saya hadapi.
tapiiiiii balik lagi, demiiiii demiiii punya anak, hal seperti itu lupakan, hahhaha
untung ketemu mas-mas baik, mas-mas ini sudah senior, ya 40han mungkin sepertinya menikah diusia yang matang, istrinya juga sama, sempat kosong 7 tahun sampai akhirnya program anak pertama. anaknya sekarang berusia 2th, alhamdulillah sudah mau punya adik lagi. mas2nya cerita dia pernah no 20 itu jam 22.00 baru dipanggil. beliau sarankan sudah mas jalan-jalan dulu nanti saya kabari. jam 17.30 sudah 4 pasien mas-masnya memperkirakan kita dapat di jam 19.30. alhamdulillah balik ke RSBA Harapan Kita jam 19.40 kelewat 10 menit, dan kelewat 1 pasien, hehe gpp.
alhamdulillah ketemu dok Gde S. kesan pertama dokternya baik, ramah dan informatif, baik kaya dok Didi Danukusumo. beliau menanyakan maksud kedatangan kita. dan kita menceritakan keadaan kita. tapi kagetnya suster yang asist dok Gde rambutnya sudah putih semuaaaa. oma-oma berusia mau 60 sepertinya. huhuhu harus regenerasi sepertinya. hehe
jadi dok Gde tanya apakah saya masih menyusui? apakah KB? pola hidup kita bagaimana? beliau tanya dulu punya Fergie kosong berapa lama.
ternyata kita masih yang termaksud sekunder less then 1 tahun sudah punya anak. kalau yang premier itu kesulitan memiliki anak diatas 1 tahun. *tapi dok ini kita sudah 11 bulan program tapi belum jadi juga. nah mari kita periksa sebenernya diatas 4 bulan sampe 1 tahun belum hamil juga padahal sudah program berarti ada apa-apa. makanya ibu mari kita cek. Transvaginal pun dilaksanakan. Tegang bercampur malu dan grogi, ini transvaginal pertama yang pernah saya lakukan. diceklah rahim kanan kiri. alhamdulilaj sehat normal dan ga ada apa. oh ya di rahim kanan ada 5 telor di rahim kiri juga ada 5 telor. yeayyyy. sepenjelasan dok Gde yang saya tangkap ya.. jadi kalau jumlah telor kita less then 8 itu tergolong yang kurang subur. kalau telornya 10 keatas termaksud yang subur. alhamdulillah senang..
ok kembali kemeja dok Gde, jadi ibu sehat ya. kemudian ke Bapak? bapak kerjanya apa? pola tidurnya bagimana? bergadang tidak? kemudian dok Gde menyarankan Reza untuk test Sperm untuk mengetahui kondisi spermnya.
doakannn ya teman mudah2an sehat jadi bisa maju kelevel berikutnya untuk punya anak lagi.
oh ya biaya konsul dan ush tansvaginal Rp 470.000
untuk test spermnya ada di klinik melati RS Harapan kita setiap hari jam 08.00 s/d jam 10.00 dengan biaya Rp. 450.000
sekian info dari saya
xoxo
Sasha
ada cerita seru yang mau aku share,, hehe
jadi setelah punya Fergie memang kita pengen buru-buru punya anak lagi, alasannya :
1. Faktor Umur
2. Maunya nanti umur 35 Tahun mau punya anak 3. hahhaha
jadi memang setelah brojol Fergie, kita gak KB, malahan dari Fergie 9 bulan kita sudah program anak ke 2, niatnya biar baby yang ke dua lahir Fergie masih 18 bulan. memang pengennya rapet-rapet.
Tapi apa boleh buat semua tetap kembali ke kuasaNya.
sekarang setelah Fergie 20 bulan, dan kita on proses punya baby 11 bulan, belun jadi juga *kejerrr
segala daya upaya makan sayur-sayuran, buah-buahan, vitamin E, surbex Z, Folavit, Minum susu pra hamil, belum membuahkan hasil juga.
Kebetulan temen dikantor juga sama-sama program hamil, sudah 7 bulan belum hamil juga. akhirnya mereka cek kedokter Gde di RSBA Harapan kita, dan terbukalah mengapa belum memiliki buah hati lagi, tenyata istrinya ada polip di rahimnya, itu salah satu alasannya mereka belum hamil juga setelah 7 bulan berusaha. setelah polipnya diambil, insem alhamdulillah Agustus ini sudah mau lahiran.
saya yang sudah niat belum bergerak juga untuk cek.
Namun lama-lama direnungkan, tahun depan Fergie sudah berusia 3 tahun sudah terlalu jauh jaraknya. nah sabtu lalu kebetulan baru selesai haid. mumpung baru bersih dan belum puasa lagi, sekalian cek. Sesuai rekomendasi teman akhirnya ikutan pilih dok Gde S.
Temen bilang daftarnya jam 2an saja ya. Jam 2 kita baru berangkat dari rumah. Daftar jam 3 dapet no 14. Dokternya jam 5, ihiks..
Mau cerita kesan pertama tentang RSBA Harapan kita
- Gedungnya memang sudah Renovasi tapi tetap terlihat tua dan kuno
- Pas daftar kok semuanya oma-oma ya, sepertinya sudah diatas umur pensiun. dan sabtu itu mereka pakai baju bebas. jd nuansa suster atau adm RS nya kurang.
- Karena yang kerja senior semua paling muda mungkin 40 tahunan, dan sudah menahun kerja, jadi keramahan, kesopanan, pelayanan ke cust atau pasien jauhhh dibawah standar. kurang tepatnya *maaf ya buk
- Begitu juga pas ke IGD yang kerja opa-opa berpakaian bebas, *sorry to said 11-12 sama preman diluar huhuhu.. melayaninya pun seadanya..
- Ada Mba-mba di Adm IGD RSBA Harapan kita, pas saya minta form asuransi mbanya melayaninya seadanya,
jawabnya : ya terserah mba mau isinya dimana?! disini boleh di klinik boleh *dengan nada gak sopan. la
saya : maaf mba, saya kali pertama datang kesini jadi belum tau prosedurnya *masih dengan nada sopan
mbanya : ya udah disini saja! *masih ketus sambil menyodorkan pulpen.
gak berapa lama.. setelah isi form.
saya : lalu mba?
mba nya : sana kekasir sana?!
ampun deh, kaya ke mana yaaaa?? saya rasa klinik murah diluar pun gak seperti itu. budayakerjanya mungkin ya yang menciptakan individu seperti itu.
gak hanya itu, di adm Kliniknya juga sama.
karena sudah jam 16.30 belum ada tanda-tanda doknya hadir *infonya kalau bulan puasa jam prakteknya dimajukan dari yang awalnya pukul 17.00 jadi pukul 16.00 dan sudah mau jam berbuka puasa. saya tanya ke admnya
saya : maaf mba dokternya sudah datang?
mbanya : belum mba
saya : begini mba, saya dapat no 14. mau nya biasanya pukul 14 dikisaran jam berapa ya? soalnya sudah mau berbuka
mbanya : haduh saya gak tau deh mba. ditunggu saja *jawab ketus
kaget bercampur syok.. tapi ya demi tekad yang bulat mau punya baby, hal gak penting seperti itu abaikan.. maaf bukannya mau compare tapi di RS Premier Bintaro kalau kita daftar by Telp atau daftar langsung, pasti petugas admnya memberi ancer-ancer jamnya. "ibu no 10 ya.. biasanya no 10 sekitar jam 20.00, kan enak ya.. jadi tidaj\k usah menunggu lama di RS. Apa lagi RS yang pelayanannya minim seperti yang sedang saya hadapi.
tapiiiiii balik lagi, demiiiii demiiii punya anak, hal seperti itu lupakan, hahhaha
untung ketemu mas-mas baik, mas-mas ini sudah senior, ya 40han mungkin sepertinya menikah diusia yang matang, istrinya juga sama, sempat kosong 7 tahun sampai akhirnya program anak pertama. anaknya sekarang berusia 2th, alhamdulillah sudah mau punya adik lagi. mas2nya cerita dia pernah no 20 itu jam 22.00 baru dipanggil. beliau sarankan sudah mas jalan-jalan dulu nanti saya kabari. jam 17.30 sudah 4 pasien mas-masnya memperkirakan kita dapat di jam 19.30. alhamdulillah balik ke RSBA Harapan Kita jam 19.40 kelewat 10 menit, dan kelewat 1 pasien, hehe gpp.
alhamdulillah ketemu dok Gde S. kesan pertama dokternya baik, ramah dan informatif, baik kaya dok Didi Danukusumo. beliau menanyakan maksud kedatangan kita. dan kita menceritakan keadaan kita. tapi kagetnya suster yang asist dok Gde rambutnya sudah putih semuaaaa. oma-oma berusia mau 60 sepertinya. huhuhu harus regenerasi sepertinya. hehe
jadi dok Gde tanya apakah saya masih menyusui? apakah KB? pola hidup kita bagaimana? beliau tanya dulu punya Fergie kosong berapa lama.
ternyata kita masih yang termaksud sekunder less then 1 tahun sudah punya anak. kalau yang premier itu kesulitan memiliki anak diatas 1 tahun. *tapi dok ini kita sudah 11 bulan program tapi belum jadi juga. nah mari kita periksa sebenernya diatas 4 bulan sampe 1 tahun belum hamil juga padahal sudah program berarti ada apa-apa. makanya ibu mari kita cek. Transvaginal pun dilaksanakan. Tegang bercampur malu dan grogi, ini transvaginal pertama yang pernah saya lakukan. diceklah rahim kanan kiri. alhamdulilaj sehat normal dan ga ada apa. oh ya di rahim kanan ada 5 telor di rahim kiri juga ada 5 telor. yeayyyy. sepenjelasan dok Gde yang saya tangkap ya.. jadi kalau jumlah telor kita less then 8 itu tergolong yang kurang subur. kalau telornya 10 keatas termaksud yang subur. alhamdulillah senang..
ok kembali kemeja dok Gde, jadi ibu sehat ya. kemudian ke Bapak? bapak kerjanya apa? pola tidurnya bagimana? bergadang tidak? kemudian dok Gde menyarankan Reza untuk test Sperm untuk mengetahui kondisi spermnya.
doakannn ya teman mudah2an sehat jadi bisa maju kelevel berikutnya untuk punya anak lagi.
oh ya biaya konsul dan ush tansvaginal Rp 470.000
untuk test spermnya ada di klinik melati RS Harapan kita setiap hari jam 08.00 s/d jam 10.00 dengan biaya Rp. 450.000
sekian info dari saya
xoxo
Sasha
Subscribe to:
Posts (Atom)